-->

Pertempuran Barong dan Rangda, Cerita Budaya Bali

 Pertempuran Barong dan Rangda #baliculture


Pulau Bali memang merupakan pulau yang sangat menarik. Bagi dari segi alam, masyarakat dan budayanya, Bali memiliki beragam keindahan dan cerita-cerita yang sangat menarik untuk dibaca. Nah sobat, selain karakter "Leak" yang dikenal masyarakat luas sebagai salah satu ikonik balik, rupanya Bali mempunyai berbagai karakter lain serta cerita dibaliknya yang unik. 


Rangda 

Dalam mitologi Hindu Bali, Rangda merupakan sosok pemimpin bagi kaum Leak bali dalam melawan sosok Barong. Rangda digambarkan sebagai sosok wanita dengan rambut panjang yang kusut masai, mata membelalak, bertaring besar, berkuku panjang,lidah yang menjulur, dan payudara yang panjang.  


Secara harfiah, kata "rangda" bermakna janda. Makna ini sesuai asal muasal ceritanya yang mengisahkan Ratu Mahendradatta yang membalas dendam karena diasingkan Raja Dharmodayana atau biasa dipanggil Raja Udayana. Mantan ratu ini Ialu membalaskan sakit hatinya dengan membunuh setengah dari rakyat di kerajaan itu.


Kostum ilustrasi "Rangda", untuk acara adat
Pict by: nym_triyana



Barong

  Barongan adalah karakter utama dalam legenda Jawa-Bali, sebagai perwujudan dari nilai-nilai kebaikan dan keadilan. la memimpin kekuatan yang baik dalam pertempuran tanpa henti melawan kekuatan kejahatan   pasukan setan- yang dipimpin oleh sosok yang mereka sebut "ibu", ratu iblis Rangda.  Menurut salah satu legenda, Barongan pada awalnya memiliki wajah layaknya orang normal, tetapi kemudian diubah menjadi kepala hewan oleh peri hutan sebagai pembalasan untuk pelecehan seksual yang dilakukannya.


Kostum ilustrasi "Barong" saat upacara Galunggung.
Pict by @Wangswargan



Konfrontasi antara Barongan dan Rangda adalah salah satu alur cerita utama dalarn sebuah epik mitologilokal, yang tanpa disengaja memiliki hubungan dengan tokoh yang benar-benar nyata, yaitu penguasa Bali- Jawa pada abad ke-11, Airlangga, Airlangga sendiri adalah anak dari Raja Udayana.  


Dalam pertempuran yang menentukan dengan Rangda, Barongan masuk atas permintaan Airlangga. Airlangga sendiri, sebelumnya telah mengalahkan segerombolan iblis, dan mengubah sisa-sisa tentaranya menjadi sekutu yang brutal. Rangda, dengan bantuan ilmu hitam, menenggelamkan para prajurit yang menyertai Barong dan membuat mereka kerasukan untuk melakukan bunuh diri massal -ia mengontrol para prajurit Barongan agar menusukkan keris ke dada mereka sendiri- tetapi digagalkan oleh Barongan, yang juga menguas ai ilmu hitarn, membuat anak buahnya menjadi kebal dan pada akhirnya mereka berhasil mengalahkan ratu iblis Rangda.


Dalam mitologi yang lain, Barong dan Rangda digambarkan memiliki kekuatan yang berimbang. Keduanya juga dianugerahi keabadian, sehingga terjadi pertarungan yang tak ada habisnya. Karena sama kuat, keduanya terus bertarung tanpa ada salah satu pihak yang kalah.  


Kisah pertarungan abadi inilah yang kemudian diangkat dalam kesenian tari barong. Tari barong memiliki banyak versi. Salah satu versi yang sederhana dan singkat adalah tari barong rangda yang dipentaskan secara rutin di panggung amphiteater kompleks Garuda Wisnu Kencana. Tari ini menjadi pengantar bagi masyarakat awam untuk memahami konsep rwa bhineda yang menjadi bagian dari prinsip hidup masyarakat Bali.


Dalam kepercayaan spiritual masyarakat Hindu Bali, dikenal adanya konsep rwa bhineda yang secara harfiah bermakna dua perbedaan yang berjalan harmonis.  


Konsep keseimbangan initerwujudkan dalam mitologi hubungan antara Barong dan Rangda. Perseteruan abadi Barong dan Rangda melambangkan kebaikan dan keburukan yang pada hakikatnya berdampingan. Baik keburukan maupun kebaikan, keduanya tidak dapat dihilangkan sepenuhnya dari kehidupan manusia. Kebaikan ada karena adanya keburukan atau kejahatan yang menjadi pembandingnya. Begitu pula sebaliknya. Sesuatu dianggap sebagai keburukan karena ada kebaikan yang menjadi parameter pembandingnya.





0 Response to "Pertempuran Barong dan Rangda, Cerita Budaya Bali"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed