-->

Menstabilkan Ekonomi Melalui Kepedulian Bersama di Masa Pandemi

 

Sumber gambar: karya asli penulis

Awal tahun 2020 dunia di gemparkan oleh hadirnya virus baru Covid-19 atau yang juga dikenal dengan virus Corona. Penyebarannya yang sangat cepat melalui dorplet hingga ke hampir seluruh dunia dan efeknya yang dapat menimbulkan kematian mengakibatkan virus ini termasuk sebuah pandemi. Pelonjakan jumlah korban hingga kasus kematian akibat Covid-19 juga sangat tinggi hingga menyentuh angka ribuan setiap harinya. Pertanggal 25 Juli 2021, tercatat korban paparan Covid-19 di Indonesia menyentuh angka 38.648 dan angka kematian 1.266 korban jiwa dalam satu harinya, angka ini menjadikan total kasus paparan Covid-19 hingga 3,17 juta dan angka kematian sebanyak 83.279 jiwa.

Dampak Covid-19 yang menimbulkan kepanikan di seluruh dunia juga mengakibatkan masalah lain di berbagai sektor. Disamping pandemi ini yang mengancam kehidupan manusia, dampak lainnya juga berimbas ke seluruh faktor penggerak kehidupan manusia seperti mengganggu jalannya roda perekonomian. Hal ini diakibatkan dari upaya pemutusan mata rantai Covid-19 yang dilakukan dengan cara membatasi berbagai kegiatan termasuk kegiatan perekonomian, contohnya pada pasar, dimana pada normalnya pasar adalah tempat melakukan transaksi berbagai kebutuhan pokok oleh masyarakat luas yang barangnya juga berasal dari berbagai daerah, namun untuk upaya pemutusan mata rantai Covid-19, kegiatan perekonomian tersebut harus dihentikan dan dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat terlebih dahulu.

Pada awal tahun 2021 data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan angka kemiskinan di Indonesia melonjak lebih dari 2,7 juta jiwa. Latar belakang melonjaknya angka kemiskinan ini diyakini karena terganggunya roda ekonomi akibat turunnya konsumen, kenaikan harga, kelangkaan produk (impor), masalah proses ekspor serta PHK masal yang terjadi. Meskipun demikian, upaya pemerintah dengan ketatnya melakukan tindakan pembatasan berbagai kegiatan termasuk perekonomian adalah tindakan yang tepat. Dengan menurunkan berbagai kegiatan tersebut walaupun dinilai merusak perekonomian, namun ini adalah langkah yang dapat mengangkat perekonomian dengan cepat dari pada semakin lama negara ini berada di situasi pandemi.

Pada upaya pemutusan mata rantai Covid-19 kini pemerintah tidak lagi menutup atau melarang kegiatan ekonomi, melainkan menggantinya dengan upaya pembatasan kegiatan dimana dalam prosesnya protokol kesehatan sangat dijaga, dengan begitu angka perekonomian mulai dapat kembali stabil. Selain tindakan oleh pemerintah, beragam upaya menstabilkan ekonomi juga dapat dilakukan oleh masyarakat, antara lain:

Melaksanakan Anjuran Pemerintah

Sering kali masih didapati kelompok yang kontra dengan keputusan pemerintah sehingga hasil akhir dari upaya pemerintah dinilai kurang memuaskan. Kesadaran diri untuk menjalani anjuran-anjuran tersebut sangat penting untuk dimiliki setiap masyarakat terlebih setiap anggota masyarakat memiliki peran dalam keberhasilan menangani pemutusan mata rantai Covid-19.

Ikut serta dalam program kesehatan

Pandemi ini adalah virus yang menjangkiti kesehatan manusia. Pentingnya upaya penjagaan hingga penanganan harus dapat terlaksana sesuai protokol agar mendapat hasil yang baik. Penjagaan terhadap virus dapat dilakukan mulai dari cara sederhana seperti menjalani protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas) serta ikut serta dalam program vaksinasi Covid-19 agar daya tahan tubuh menjadi lebih kuat dalam pencegahan virus ini.

Berpartisipasi Menggerakan Perekonomian dan Membantu Masyarakat yang Terdampak

Dalam pembatasan kegiatan perekonomian yang terjadi, tidak lagi membuat perekonomian benar-benar berhenti seperti pada awal pandemi. Meskipun kegiatan ekonomi masih belum kembali seperti sebelum pandemi ini adalah langkah awal untuk dapat memulihkan perekonomian. Peran masyarakat sebagau makhluk sosial juga dapat membantu menstabilkan ekonomi secara mandiri melalui tindakan personal dalam ikut serta pada tindakan ekonomi oleh masyarakat yang terdampak. Kemudian, masyarakat juga dapat saling menguatkan perekonomian dengan tindakan saling membantu satu sama lain melalui tindakan donasi dan semacamnya khususnya kepada masyarakat yang terdampak.

Pandemi ini merupakan bencana global yang dialami masyarakat dunia, sebagai bagian dari masyarakat pandemi dapat dilawan dengan kepedulian dan tindakan positif masing-masing individunya. Termasuk dalam memperbaiki kondisi perekonomian yang hancur, peran personal masyarakat sangat penting untuk menstabilkan ekonomi yang hancur, oleh sebab itu perlunya meningkatkan rasa kesadaran dan kepedulian terhadap masyarakat lain yang terdampak sangat penting untuk diupayakan oleh semua anggota masyarakat. Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Pembuatan Konten Media Sosial dalam rangka memperingati HUT RI ke-76 dengan tema "Merdeka dari Pandemi: Bersatu dalam Keberagaman untuk Indonesia Bangkit yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika DIY."


0 Response to "Menstabilkan Ekonomi Melalui Kepedulian Bersama di Masa Pandemi"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed