-->

5 Destinasi Wisata Alam Air Terjun di Bojonegoro Paling Fenomenal

5  Destinasi Wisata Alam Air Terjun di Bojonegoro Paling Fenomenal - Bojonegoro adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Mendengat kata Bojonegoro mayoritas orang akan langsung mengingat "Pengrajin Kayu Jati", hal ink bukan tanoa sebab di ibu kota kabupaten Bojonegoro terdapat pusat pengrajin kayu jati yang sangat terkenal hingga ke panca internasional yang terletak di Sukorejo. Di Jl. Brigjen Sutoyo hampir seluruh warganya bermata pencaharian sebagai pengrajin kayu jati. Selain terkenal dengan pengrajin kayu jatinya, kota Bojonegoro terdapat juga  pengrajin tahu dan batu bata tepatnya di kelurahan Ledok Kulon yang sama terkenalnya. Untuk pengrajin batu bata biasanya berda di bantaran sungai Bengawan Solo.

Dari segi perekonomian, Bojonegoro juga memiliki banyak hal yang dapat dibanggakan seperti pasar modern Bravo Supermarket, Giant ekspress supermarket, Samudra Supermarket, KDS mall dan terdapat juga pasar-pasar tradisional yang ramai seperti  Pasar Kota Bojonegoro (pasar besar), Pasar Banjarejo, Pasar Sukorejo, Pasar Pacul dan Pasar Ngampel (dalam tahap pembangunan).

Sementara destinasi wisata alam di Bojonegoro yang sudah dikenal oleh masyarakat luas kebanyakan hanya berupa wisata alam air terjunnya saja. Memang bukan tanpa sebab, destinasu wisata air terjun di Bojonegotk memang menawarkan pesona alam yang mengagumkan. Terutama di beberapa destinasi yang memiliki jalur yang masih menantang membuat pecinta olaraga hiking dan tantangan kerap menjadikannya sebagai objek tujuan. Wisata air terjun yang ada disana juga tidak semuanya memiliki meda yang sangat berat, beberapa air terjun juga sangat cocok dijadikan sebagai tempat rekreasi keluarga ataupun reunian bersama teman.

Nah sob, diantara banyaknya air terjun dan wisata alam lainnya yang ada di Bojonegoro kali ini Lets Go Hiking akan mengulas 5 destinasi fenomenal di Bojonegoro yang  menjadi rekomendasi tujuan wisata yang sangat sayang untuk sobat hiking lewatkan saat berkunjung di Bojonegoro.

1. Air Terjun Kedung Maor

Air Terjun Kedung Maor adalah destinasi yang sudah dikenal oleh masyarakat disana hingga kabupaten sekitarnya. Air terjun yang sering menjadi banyak tujuan wisata keluarga ini memang menyajikan kesegaran yang alami yang membuat betah berlama-lama bermain disana. Air terjun yang terletak di Kedungsumber, Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Ini sangat cocok dijadikan lokasi wisata bersama keluarga ataupun reuni dengan teman-teman sobat.

Pemandangan air terjun yang menjulang tinggi dengan tebing kokoh menjadikan air terjun ini menjadi salah satu spot foto yang keren. Beragam fasilitas yang memberi kenyamanan bagi pengunjung juga telah disediakan di tempat ini seperti tempat parkir yang luas, toilet/wc, serta kedai-kedai makanan juga telah tersedia. Jadi sobat hiking tidak perlu membawa bekal dari rumah kalau takut kelaparan hehe. Akses menuju lokasinya juga sangat mudah, sobat dapat melewati jalur utama dari dari Bojonegoro, yaitu Jl. Raya Timur. Menariknya lagi tempat wisata buka 24 jam dan sobat tidak akan ditarik biaya retribusi saat mengunjungi wisata asri ini.


Air Terjun Kedung Maor
(Sumber gambar)

2. Air Terjun Clebung Bubulan

Destinasi wisata alam Air Terjun Clebung Bubulan Bojonegoro yang biasa disebut juga dengan  "Grojogan Ngegong" dan "Grojogan Pucang" adalah salah satu wisata yang berada di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro yang terkenal akan kealamiannya. Oiya sob, meskipun menjadi destinasi baru yang baru dikenal masyarajat Bojonegori,  jangan kaget ya kini jika sobat berkunjung di wisata ini pada weekend bakal sangat ramai.

Berkisar 1 jam dari pusat kota Bojonegoro, selain mengandalkan peta google pastikan sobat tetap melalukan  interaksi dengan masyarakat sekitar agar sobat lebih mudah sampai di air terjun terun, terutama saat di desa Clebung, sobat bisa tanyakan perempatan sinderan kantor perhutani clebung yang penjadi ancer-ancer khusus dari rute menuju air terjun ini.  Air terjun yang disebut warga sekitar dengan "grojogan puncang" ini, memiliki akses yang masuh cukuo sulit, terutama saat sobat harus menyusuri jalanan hutan sejauh 5 km dengan medan jalan yang kurang baik. Jembatan kayu dan tempat pembuatan arang adalah penanda jika kalian berada di jalan yang benar dan akan segera tiba di lokasi, jangan malh bertanya agar tidak sesat di jalan ya sob. Oiya sob, perjalanan kendaraan ini bukan akhir dari perjalanan ya, kalian masih harus menitipkan kendaraan kalian di rumah warga dan perjalanan selanjutnya di lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 40 menit, jadi pastikan fisik kalian prima ya. Rute hiking pertama yang sobat harus cari adalah tempat pembuatan arang kayu, kemudian sobat tinggal menyusuri dan menyebrang sungai yg ada di dekat tempat pembuatan arang, nah aliran air sungai ini menuju ke arah air terjun. Selama perjalanan cukup panjang ini, pastikan kalian menjaga kebersihan dan tidak merusak kelestarian yang ada disana ya sob.


Air Terjun Clebung Bubulan
(Sumber gambar)

3. Waduk Pacal

Terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, lokasi Waduk Pacal ini berada ±25 km dari pusat Bojonegoro dan lebih kurang butuh 30 menit perjalanan kendaraan jika sobat berangkat dari utara nganjuk. Pemandangan sepanjang perjalanan sangat memanjakan mata, seperti dimana sobag disuguhi rimbunnya hutan jati hingga keeksotisan tebing dan jurang.

Menurut kisah sejarahnya, bendungan Waduk Pacal ini dibangun pada tahun 1933 pada masa pemerintah kolonial Belanda. Tahun peresmian bendungan yang kini dapat dijadikan tujuan wisata dengan arsitektur khas zaman kolonial itu juga tertulis di menara dam. Mengagumkannya lagi, sampai sekarang bangunan dam ini masih kokoh dan berfungsi baik. waduk dengan luas 3,878 kilometer persegi dengan kedalaman 25 meter ini sangat berperan banyak dalam saluran irigasi di area persawahan sekitar. Beragam ikan air tawar seperti nila dan udang juga banyak ditemui disana. Sobat bisa juga membeli hasil tangkapan nelayan atau menikmati olahan ikan tawar yang disajikan di kedai-kedai makan.

Selain itu aktifitas menyusuri waduk dengan perahu kecil nelayan juga dapat pengunjung lakukan, rata-rata pengunjung merogoh kocek Rp. 15.000 untuk sekitar 30 menit, untuk dapat berkeliling di waduk dengan menggunakan perahu kecil tersebut. Jika sobat ingin bersantai sejenak, dapat juga dilakukan dengan memancing ikan di sekitar waduk.

Belum dibukanya secara resmi sebagai tempat wisata jadi jangan heran jika disini masih terbilang sepi pengunjung setiap harinya, Sebenarnya, waduk ini merupakan objek wisata yang cukup potensial di Kabupaten Bojonegoro. Namun, perlu banyak pembenahan seperti penataan lahan dan penambahan fasilitas penudukung agar lebih banyak pengunjung yang datang.


Waduk Pacal
(Sumber gambar)

4. Air Terjun Krondonan / Air Terjun Kedung Gupit

Berada pada perbatasan antara Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, dan Desa Gayam, Kecamatan Sekar. Masyarakat sekitar lebih mengenal nama Air Terjun Kedung Gupit dari pada Air Terjun Krondonan. Dengan letaknya yang berada diujung kabupaten ini makanya jangan heran jika sobat perlu sekitar 50 km dari pusat kota Bojonegori untuk dapat menjumpai destinasi ini.

Jika sobat berpikir jarak 50 km tersebut sudah sampau di lokasi, maka sobat salah. Karna nantinya sobat masih harus melakukan perjalanan hiking untuk mencapainya, hehehe jadi pastikan kesehatan dan fisik benar-benar prima sebelum mengunjunginya. Jadi, nantinya kendaraan sobat harus di parkir di depan SMPN 2 Krondonan, dan dari sinilah start awal hiking kalian yang berjarak ± 1,5 km. Tapi tenang saja sob, segala perjuangan kalian akan terbayar tuntas saat mencapai lokasi air terjun ini. Oiya dan pemandangan sekitar saat hiking juga memberi kesan tersendiri loh sob, karena nantinya selain melewati pemukiman kalian akan melewati ladang jadung yang ada disana dan berjalan menuju sungai yang ada di lereng bukit. Hati-hati ya sob, terutama saat kalian harus menyebrangi sungai, meskipun agak dangkal tapi bebatuan disana cukuo licin. 

Lokasi air terjun Kedung Gupit ini berada di balik bukit yang letaknya persis di sudut bukit, jadi mirip seperti ujung jalan buntu. Dari kejauhan, curah air bisa tampak segaris kalau sobat fokus. Namun, begitu kalian sampai di lokasi air terjun ini, baru terlihat jelas kemehahan air terjun dengan debit cukup tinggi ini dengan tebing-tebing setinggi kurang lebih 8 meter.


Air Terjun Krondonan / Air Terjun Kedung Gupit
(Sumber gambar)

5. Air Terjun Kedung Peti

Berada di kecamatan Malo, Bojonegoro, air terjun ini adalah salah satu air terjun atau curug yang namanya susah dikenak masyarakat luas. Lokasi tepatnya ada di Dusun Gaplok, Desa Ketileng, Kecamatan Malo. Karena masih terbilanh sangat jauh dari pusat kota makanya jangan heran jika jarang pengunjung datang kesana, jadi tentu saja itu menjadi point juga karena lokasinya yang masih sangat asri.

Lokasinya yang  berada di dalam area hutan, sekitar 2 km dari pemukiman menjadikan perjalanan sobat menuju air terjun ini juga menjadi sangat menenangkan karena kealamiannya. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini memiliki bentuk yang sangat menaruk,  seperti di tempat ini memiliki 3 tingkat dimana setiap tingkatannya terbentuk dari batuan berukuran besar. Mulai dari bagian bawah, terdapat kedung yang berukuran kecil, baguan ini yang menjadi awal dari aliran sungai di bawahnya. Kemudian ada bagian dengan batu berukuran besar berbentuk mirip tempurung. Serta terdapat pula batu besar seperti tempurung lainnya. Yang mana perbedaan di batu ini terdapat celah yang terbelah sebagai aliran air yang jatuh.

Ingat sob, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki, dan jangan mengambil apapun kecuali gambar. Apalagi memandang air terjun ini berada di lokasi yang masih sangat asri dan alami. Sayang jika tempat seindah ini tersentuh tangan-tangah jail yang merusak tempat ini.


Air Terjun Kedung Peti
(Sumber gambar)


0 Response to "5 Destinasi Wisata Alam Air Terjun di Bojonegoro Paling Fenomenal"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed