-->

Sumber Energi Masa Depan: Hidrogen dari Minyak Biji Bunga Matahari

Bijinya mengandung beta sitosterol, prostagladin E, asam klorogenat, asam kuinat, fitin dan 3-4 benzopyrine. Dalam setiap 100 gram minyak biji bunga matahan terdapat total seratus lemak, terdiri dari lemak jenuh. lemak 9,8 dan lemak tak jenuh (oleat) sebanyak 11,7 Sisanya terdapat asam linoleat sebanyak 72,9, dan sisanya tidak mengandung kolesterol
Bunga Matahari | Source: Pinterest

 "Ilmuwan Inggris telah mengembangkan sebuah proses untuk membuat hidrogen dari minyak biji bunga matahari, yang terbukti dapat menjadi sumber energi masa depan"

Sinar matahari amat bermanfaat dan penting bagi kehidupan semua makhluk hidup, baik tanaman, hewan, maupun manusia. Matahari biasanya digambarkan berbentuk bulat berwarna kuning dengan jilatan api kuning di sekitarnya. Gambaran bentuk matahari itulah yang membuat tanaman berbunga ukuran besar dengan warna kuning ini sering dinamakan bunga matahari Dinamai seperti itu juga karena ada alasan lainnya bunga matahari selalu menghadap ke mana arah matahari itu bergulir. 

Pada malam hari, bunga itu tertunduk ke bawah, sedangkan pada siang hari, bunga itu menampakkan mukanya. Konon, bunga matahari berasal dari Amerika Utara Pada tahun 1919 di tanam di Jawa Tanaman ini subur di daerah pegunungan, daerah yang memiliki kelembaban cukup dan banyak mendapatkan sinar matahari langsung Pohonnya tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.500 meter di atas permukaan air laut 67.

Banyak orang yang menganggap tanaman herba anual berumur pendek ini sebagai tanaman hias saja. Soalnya, bentuk dan warna bunganya sangat menarik hati dan indah dipandang mata Padahal, tumbuhan berbatang basah (herbaceus) yang tumbuh tegak setinggi antara 1-3 m ini banyak manfaatnya Bijinya banyak dimanfaatkan untuk minyak bunga matahari atau sekedar untuk makanan ringan berupa biji bunga matahari kwaci Bunganya mengandung quercimeritrin, helianthoside A-B-C. asam oleanolic, dan asam echinocystic. 

Bijinya mengandung beta sitosterol, prostagladin E, asam klorogenat, asam kuinat, fitin dan 3-4 benzopyrine. Dalam setiap 100 gram minyak biji bunga matahan terdapat total seratus lemak, terdiri dari lemak jenuh. lemak 9,8 dan lemak tak jenuh (oleat) sebanyak 11,7 Sisanya terdapat asam linoleat sebanyak 72,9, dan sisanya tidak mengandung kolesterol

Semua bagian dari tumbuhan ini memiliki khasiat Bunganya punya efek menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa sakit (analgesik) Bijinya sebagai antidisentri dan merangsang pengeluaran cairan tubuh dan campak. Daunnya berkhasiat antiradang, analgesik, dan antimalarna Akanya pun punya khasiat untuk antiradang peluruh air seni, pereda batuk, dan analgesik. 

Sedangkan, sumsum batang dan sari bunganya berkhasiat merangsang energi vital, analgesik, menenangkan livet, dan masih banyak lagi Penggunaan seluruh bagian tanaman ini bisa dalam bentuk segar dan kering Pemakaian luar, tumbuhannya dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit. Contohnya untuk rematik, bisul, dan radang payudara. 

Penggunaan untuk dalam, tumbuhannya direbus dan diminum. Ada pula yang disangrai seperti bijinya, lalu ditumbuk halus, diseduh air panas dan diminum. Pengobatan lewat cara ini untuk keluhan sakit kepala, pusing, sakit gigi, radang payudara, batuk, batuk rejan, sesak napas, tekanan darah tinggi, mencegah kanker lambung, kembung, maag, susah buang air besar, disentri, infeksi saluran kemih, beri-beri, malaria, keputihan, pendarahan, dan hernia Penggunaan sumsum batang dan dasar bunga itu berisi kandungan hemicellulose yang menghambat sarcoma 180 dan Ehrlich ascitic carcinoma pada tikus Ekstrak sumsum ini dapat menghancurkan nitrosamine dan dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan tumor saluran cerna Ibu yang tengah hamil dilarang minum rebusan bunga matahari

Budi daya bunga matahari tidak memerlukan perawatan yang rumit dan nilimet Namun, bunga matahari memerlukan pemeliharaan yang relatif lebih intens ketimbang jarak pagar Jatropha curcas () Kekurangannya, hasil minyak per hektarnya hanya sekitar 925 liter jauh lebih kecil dibandingkan kelapa sawit (5.950 liter per ha) atau jarak pagar (1 500 liter per ha). 

Meskipun tidak setangguh jarak pagar, bunga matahari bisa hidup di lahan tandus dengan curah hujan yang minim Usia panen pun pendek, hanya 90 hari atau 3 bulan Ketangguhan ini menjadi kelebihan lain dan bunga matahari ketimbang tanaman lain Apabila ditanam di hamparan lahan yang luas dan datar pemetikannya bisa dilakukan dengan alat mekanisasi yang sudah lama dikenal yakni alat panen dengan sistem mencukur batang tanaman sekaligus memisahkan batang dengan biji atau buah.

Alat tersebut dinamakan combine Dengan mekanisasi ini, satu keluarga petani di pedesaan sangat mungkin bisa menggarap sampai 5 hektar lahan se hingga mereka bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 15 juta per tahun Yang menarik, ampas atau sisa perasan minyak biji bunga matahari bisa langsung dibuang ke lahan sebagai pupuk organik. Sudah lama ampas dan biji segar bunga matahari dikenal sebagai bahan pakan ternak yang bergizi tinggi. Ini berbeda dengan jarak pagat, yang hanya bisa dijadikan pupuk organik untuk lahan.



0 Response to "Sumber Energi Masa Depan: Hidrogen dari Minyak Biji Bunga Matahari"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed