-->

Informasi Pendakian Gunung Lemongan Lumajang, baca ini sebelum mendakinya

Informasi Pendakian Gunung Lemongan Lumajang, baca ini sebelum mendakinya - Indonesia sebagai negara dengan lingkar api tentunya memiliki sangat banyak sekali gunung. Bahkan salah satu puncak gunung di Indonesia masuk ke dalam kategori "seven summit dunia" atau tujuh puncak tertinggi di dunia. Gunung-gunung di Indonesia juga tersebar di berbagai pulau baik pulau besar seperti jawa, sumatra, sulawesi, kalimantan dan papua dan juga pulau kecil seperti bali dan kepulauan nusa tenggara. Terletak di kota Lumajang yang merupakan tempat beradanya puncak tertinggi pulau jawa yang biasa disebut dengan "mahameru" dan "atap pulau jawa", rupanya berdiri kokoh satu puncak yang di kenal dengan Gunung Lemongan, gunung ini berada di kawasan Klakah atau jalan nasional antara Lumajang menuju Probolinggo.


Gunung Lemongan Lumajang
"Dokumentasi tim Lets Go hiking"


Gunung ini juga merupakan gunung yang ramau di daki oleh para pendaki dari kawasan Lumajang dan kota sekitarnya, gunung dengan ketinggian +1600 mdpl ini meskipun tidak tidak terlalu tinggi namun banyak mengundang para pendaki karena jalurnya yang sangat menantang.

Kali ini "lets go hiking" akan mengulas mengenai gunung Lemongan yang dapat menjadi pembelajaran atau bekal sebelum dan jika kalian ingin menuju kemari. 

Lokasi Gunung Lemongan

Gunung aktif maar (istirahat) ini berada di wilayah Klakah atau yang merupakan jalan utama penghubung Lumajang-Probolinggo. Untuk menuju ke basecampnya cukup mudah di akses baik dengan menggunakan angkutan umum (becak motor, ojek) maupun dengan kendaraan pribadi. Petunjuk jalan dari jalan utama adalah saat tiba di Stasiun Klakah, dari stasiun ini terdapat rel yang membentang melewati jalan dan di sampingnya terlihat jalan kecil di arah kanan jika kalian dari Lumajang. Tidak ada plang petunjuk menuju basecamp pendakian namun ada plang petunjuk pos pantau gunung lemongan, nah kalian jangan ikuti jalan menuju pos pantau tersebut karena itu bukan basecamp pendakiannya. Selain petunjuk tersebut, terdapat juga petunjuk menuju "Ranu Klakah" dan jalur inilah yang harus diambil untuk menuju basecamp pendakian gunung Lemongan. Dari Ranu Klakah lurus menuju tingkungan kek kanan sampai tiba di suatu persimpangan 3 berbentuk "Y" dengan jalan kiri merupakan pavingan sempit dan sisi kanan merupakan jalan aspal biasa, dari persimpangan tersebut cukup belok kiri hingga 1 KM yang nantinya akan ada simpang 3 kecil cukup belok kanan tepat sebelum mushola disitulah para pendaki melakukan reservasi (pengisian data) dan penitipan motor sebelum pendakian.

Jalur Trekking

Jalur trekking gunung Lemongan sendiri sangat bervariasi mulai dari jalur paving, tanah hingga bebatuan dengan kondisi wilayah juga beragam mulai dari hutan rimbun, padang ilalang dan perkebunan warga. Dari tempat penitipan motor diatas nantinya kalian akan melalui jalur pendakian berupa pavingan dengan kondisi wilayah yang cukup rimbun dengan pohon besar sejauh 1 Km, kemudian disitu para pendaki akan disambut dengan gapira megah sebagai ikon gunung Lemongan dan jika cuaca cerah pendaki dapat menyaksikan puncak Lemongan dari tempat itu. 

Perjalanan dilanjutkan sejauh 1-3 km dengan diawali jalur perkebunan warga (wilayah pemanfaatan) kemudian dilanjutkan dengan padang ilalang yang sangat panas dan tidak ada pohon tempat berteduh sebelum menuju camping ground.
Sebenarnya ada beberapa pos di padang ilalang seperti watu susun yang ditandai dengan susunan batu berbentuk piramid. Namun, kali ini penulis tidak menghiraukan dan langsung membagi jalur pendakian dari pos-camping ground-puncak.
Oiya, 300 meter setelah gerbang gunung nantinya akan ada bangunan-bangunan kuno dan warung serta makam dari juru kunci gunung Lemongan yang terdahulu. Dari makan tersebut juga menandakan pendaki sudah sampai di wilayah pemanfaatan yang oleh warga digunakan sebagai perkebunan. Kontur jalannya sendiri mulai dari pos start hingga padang ilalang tidak ada kenaikan yang signifikat dan masih banyak jalan datar. Namun berbeda saat sampai di padang ilalang, jalur disana adalah bebatuan yang sangat besar-besar jadi diharapkan untuk sangat berhati-hati, serta tetap fokus dengan petunjuk dan arah jalan pendakian agar kalian tidak tersesat. Jalur ilalang ini biasanya dapat dilewati sekitar 2-2,5 jam. Jangan lupa siapkan topi dan air karena sepanjang pendakian gunung ini tidak memiliki sumber mata air terutama saat di wilayah ilalang suasana sangatlah panas. Camping groundnya sendiri ditandau dengan adanya gatu berukuran sangat besar kira-kira dengan panjang 5 meter dan tinggi 2 meter.
* Note: jangan merokok dan membuang sisa rokok dengan kondisi menyala, wilayah ilalang ini gersang dan sangat mudah terbakar.

Camping Ground

Camping ground gunung Lemongan dikenal dengan nama "Watu Gedhe" karena alasan yang sudah penulia sebut diatas. Camping ground disini tidak memiliki pohon-pohon besar dan kuat, bahkan hanya ada tanaman semai. Tapi tenang saja, disini jarang terjadi angin yang sangat kencang. Camping ground ini juga dapat menampung sebanyak 15 tenda. Batu besar yang berada di camping ground ini juga dapat dinaiki dan bersantau diatasnya, saat malam hari banyak pendaki yang memilih bersantai diatas batu ini dengan memandang keindahan lampu kota Lumajang.

Summit Trek

Meskipun hanya memiliki ketinggia 1600 mdpl dan terlihat lebih kecil dari banyak wisata pendakian lainnya, namun jalur summit di Lemongan sangatlah menyulitkan karena kemiringan jalur yang sangat miring, panjang dan jalurnya yang berbatu campur pasir, tak jarang pula pendaki harus berpegangan dengan akar-akan yang ada disana untuk dapat terus melanjutkan perjalanan. Oleh sebab itu banyak pula yamg menyebut gunung ini sebagai miniatur dari Semeru.


Perjalan summit para pendaki sendiri biasanya dilakukan mulai pukul 12 malam - 1 dini haribdengan estimasi waktu 4-4,5 jam. Meskipun semua jalur summitnya adalah tanjakan, ada satu tanjakan fenomenal yang dikenal dengan nama "tanjakan asu", tanjakan ini memiliki kemirimgan yang sangat miring dengan jalur yamg sangat sempit dan jalir batu kecil berpasir yang sangat licin.

Setengah perjalanan summit ditandai dengan adanya "guci tetes", ini merupakan guci keramik (vas) terisi air yang dapat digunakan untuk keperluan mendaki. Sumber airnya sendiri cukup unik karena bukan berasal dari sumber mata air melainkan dari tetesan lumut yang ada disana.

Gunung Lemongan Lumajang
Sunrise : dokumentasi Lets Go hiking



Persiapan Pendakian:

1. Persiapkan fisik dengan olaraga teratur, kondisi medan yang beragam dan panjang tentunya butuh kekuatan dan ketahanan.

2. Bekal air, tidak adanya sumber mata air menjadikan tiap pendaki harus membawa bekal airnya langsung dari pos pendakian.

3. Pakaian yang tepat, meskipun sepanjang jalan sampai camping ground merupakan perjalanan yang panas namun jalur summit adalah melewati hutan dengan kelembapan yang cukup tinggi sehingga sering membasahu pakaian pedaki.

4. Hindari atau minimalisir penggunaan api selain untuk memasak, karena wilayah Lemongan khususnya padang ilalang sangat kering dan jauh sumber air.

5. Gunakan equipment yang baik dan equipment pendukung, seperti sepatu hiking yang mendukung perjalan hiking dengan berbagai kondisi, dan equipment pendukung seperti trekking pole.

0 Response to "Informasi Pendakian Gunung Lemongan Lumajang, baca ini sebelum mendakinya"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed