-->

Tips Membawa telur saat mendaki tanpa menggunakan egg holder

Tips Membawa telur saat mendaki tanpa menggunakan egg holder




Telur merupakan salah satu logistik yang mudah dalam pengolahannya serta kita dapat kreasikan menjadi berbagai jenis masakan. Banyak pendaki yang membawa telur dalam setiap pendakiannya. Sesuai dengan kemajuan perlengkapan yang memudahkan setiap kegiatan kita. Tercipta sebuah temoat telur yang dirancang untuk saat kita membawa telur bahkan dikegiatan outdoor, sebut saja namanya "egg holder".

Egg holder sendiri memiliki ukuran yang bervariasi mulai dari 2 telur sampai 8 telur. Untuk mendapatkannya-pun tergolong mudah bahkan di toko-toko perabotan kita bisa mendapatkannya. Harganya pun tergolong sangat murah hanya berkisar belasan sampai puluan ribu tergantung jumlah yang kita mau.
Namun, bagaimana jika egg holder kita hilang atau kita beli online dan belum sampai sementara kita akan mendaki membawa telur sebagai logistiknya? Simak cara sederhana berikut yang hisa kamu coba.



1. Beri lapisan dengan plastik tebal 

(disarankan melapisinya dengan bublewarp)
Kamh bisa melapisi telur yang kamu bawa dengan melapisinya dengan plastik dan bublewarp hingga tebalnya minimal 1 cm. Disini telur yang akan mendapat perlindungan dari setiap tabrakan benda lain di dalam bagpack kita namun tentunya tak bisa mendapat beban tekan yang sangat berat juga.

2. Letakan di dalam beras

Selain menggunakan plastik dengan tebal sebagai pelindungnya, kita bisa menaruh telur itu didalam beras. Namun, kita perlu memperhatikan banyaknya beras juga, pastikan beras dapat mengubur seluruh bagian telur serta dapat juga kamu melapisinya dengan plastik satu lapis jika kamu masih takut pecah.

3. Letakan di tempat minim getaran dan goncangan

Sesuai cara nomer satu dan dua  yang membuat telur terjaga dari goncangan yang ada dengan cara diredam. Meletakan telur di tempat-tempat yang minim getaran dan goncangan-pun bisa kita lakukan, seperti didalam top load (kepala carrier, waitsbag (pastikan telur tetal aman dari tekanan ruang), ataupun di dalam sebuah tumpukan kapas kotak p3k mu.

Mungkin beberapa dari kalian masih canggung dengan cara ini, letsgohikking pun mewajari hal itu. Namun, sesuai pengalaman tim letsgohikking di beberapa gunung seperti raung dan ranti yang menerapkan cara ini alhamdulillah tidak ada telur yang menetas sebelum waktunya wkwkwk.

0 Response to "Tips Membawa telur saat mendaki tanpa menggunakan egg holder"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed