-->

Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo: Sejarah dan Kekayaannya

Taman Nasional Tesso Nilo memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, terutama dalam hal flora dan fauna. Taman nasional ini menjadi tempat hidup bagi berbagai spesies tumbuhan, seperti pohon meranti, jelutung, keruing, dan bermacam-macam jenis anggrek liar. Selain itu, Taman Nasional Tesso Nilo juga menjadi habitat bagi hewan-hewan liar yang dilindungi, seperti gajah sumatera, harimau sumatera, badak sumatera, dan berbagai jenis primata seperti orangutan, lutung, dan bekantan. Terdapat pula 265 jenis burung yang terdapat di Taman Nasional Tesso Nilo, termasuk jenis-jenis yang terancam punah seperti elang bondol dan kakatua raja.
Gajah di Taman Nasional Tesso Nilo| Source: ig @ardipranatahotri

Taman Nasional Tesso Nilo adalah taman nasional yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia. Taman nasional ini memiliki luas sekitar 38.000 hektar dan terdiri dari hutan hujan tropis dataran rendah dan hutan rawa. Taman nasional ini terkenal karena memiliki populasi harimau sumatera yang cukup besar dan dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Selain itu, taman nasional ini juga merupakan habitat bagi berbagai spesies satwa liar seperti gajah sumatera, tapir, dan orangutan sumatera.

Sejarah Taman Nasional Tesso Nilo

Taman Nasional Tesso Nilo merupakan salah satu taman nasional yang terletak di Provinsi Riau, Sumatera, Indonesia. Taman nasional ini didirikan pada tahun 2004 dan diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tanggal 22 Juli 2004.

Sebelum menjadi taman nasional, kawasan hutan Tesso Nilo ini digunakan sebagai hutan produksi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan industri kayu di Riau dan sekitarnya. Namun, setelah ditemukan adanya satwa langka Sumatera seperti harimau Sumatera, gajah Sumatera, dan orangutan Sumatera, pemerintah Indonesia bersama dengan beberapa organisasi lingkungan hidup seperti WWF dan Fauna & Flora International, berupaya untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai taman nasional guna melindungi satwa-satwa langka tersebut dan habitatnya dari kerusakan akibat deforestasi dan aktivitas manusia.

Keanekaragaman Hayati Taman Nasional Tesso Nilo

Taman Nasional Tesso Nilo memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, terutama dalam hal flora dan fauna. Taman nasional ini menjadi tempat hidup bagi berbagai spesies tumbuhan, seperti pohon meranti, jelutung, keruing, dan bermacam-macam jenis anggrek liar. Selain itu, Taman Nasional Tesso Nilo juga menjadi habitat bagi hewan-hewan liar yang dilindungi, seperti gajah sumatera, harimau sumatera, badak sumatera, dan berbagai jenis primata seperti orangutan, lutung, dan bekantan. Terdapat pula 265 jenis burung yang terdapat di Taman Nasional Tesso Nilo, termasuk jenis-jenis yang terancam punah seperti elang bondol dan kakatua raja.



Destinasi Wisata di Taman Nasional Tesso Nilo

Taman Nasional Tesso Nilo memiliki beberapa destinasi wisata yang menarik, di antaranya:

Sungai Kampar: Sungai terbesar di Sumatera, yang mengalir melalui kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Sungai ini terkenal karena memiliki panorama yang indah dan aktivitas yang menarik seperti arung jeram.

Curup Tenang Waterfall: Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 80 meter dan terletak di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Air terjun ini memiliki panorama yang indah dengan suara gemuruh air yang menenangkan.

Danau Buluh: Danau yang terletak di dalam hutan Taman Nasional Tesso Nilo. Danau ini sangat tenang dan jernih, sehingga menjadi tempat yang cocok untuk memancing atau sekadar menikmati pemandangan alam.

Hutan Tesso Nilo: Hutan yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan merupakan salah satu tempat yang ideal untuk melakukan kegiatan hiking dan trekking.

Kampung Luar Batang: Kampung adat yang terletak di luar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Di kampung ini, wisatawan dapat melihat langsung kehidupan masyarakat setempat dan berinteraksi dengan mereka.

Pemandian Air Panas: Terdapat beberapa pemandian air panas di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo, di antaranya adalah Pemandian Air Panas Muara Takus yang terletak sekitar 75 km dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

Danau Burung: Danau kecil yang terletak di hutan Taman Nasional Tesso Nilo. Danau ini menjadi tempat bertengger dan mencari makan bagi berbagai jenis burung.

Air Terjun Gelombang: Air terjun yang terletak di sekitar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan airnya yang jernih serta sejuk.

Taman Simalem Resort: Taman wisata yang terletak sekitar 55 km dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Taman ini menawarkan berbagai kegiatan seperti wisata alam, trekking, camping, dan juga mempunyai taman burung dan kebun teh.


Rute Menuju Taman Nasional Tesso Nilo

Taman Nasional Tesso Nilo terletak di Provinsi Riau, Sumatra, Indonesia. Rute menuju Taman Nasional Tesso Nilo dapat dilakukan dengan penerbangan dari Jakarta atau kota besar lainnya ke Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru. Dari Pekanbaru, perjalanan dilanjutkan dengan mobil atau bus menuju Kabupaten Pelalawan, dengan jarak tempuh sekitar 3-4 jam. Setelah tiba di Pelalawan, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan roda empat atau roda dua menuju kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, dengan jarak tempuh sekitar 1-2 jam. Namun, perlu diingat bahwa akses ke Taman Nasional Tesso Nilo bisa cukup sulit dan terkadang memerlukan kendaraan khusus yang lebih kuat untuk menembus medan yang sulit. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan layanan pemandu wisata atau agen perjalanan untuk perjalanan yang lebih aman dan terorganisir.

0 Response to "Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo: Sejarah dan Kekayaannya"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed