-->

Pura Gunung Kawi Bali, Berwisata di Cagar Budaya yang Mempesona

cagar budaya candi gunung kawi
sumber gambar ig @travelplusstyle

Pura Gunung Kawi Bali, Berwisata di Cagar Budaya yang Mempesona - Pura Gunung Kawi menjadi salah satu wisata Pura di Bali, namun bedanya dibanding pura pada umumnya yang menawarkan upacara adat seperti Upacara Piodalan di Tanah Lot dan kesenian kecak di Pura Uluwatu. Lebih dari sekedar tempat ibadah masyarakat Hindu Bali, Pura Ginung Kawi ini adalah sebuah objek cagar budaya dengan daya tarik peninggalan purbakala berupa gugusan candi yang terpahat di area tebing batu.

Tidak hanya di Jogja sobat dapat berwisata dengan menyaksikan pemandangan arsitektur bangunan candi yang mempesona. Di Bali atau tepatnya di Pura Gunung Kawi ini kalian juga dapat menyaksikan megahnya bangunan candi Hindu yang telah ada sejak zaman kuno.

Pura Gunung Kawi ini menjadi cagaralam sekaligus destinasi wisata di Bali. Menurut sejarah, bangunan disini telah dibangun sejak abad ke 11. Lokasi candi ini terletak di sekitar sungai Pakerisan di wilayah Tampak Siring.

Saat berkunjung kemari kalian dapat dengan jelas menyaksikan pahatan candi di tebing batu dengan tinggi 8 meter berjumlah 10 buah. Pada zaman dulu, candi ini merupakan area pemujaan raja Udayana Warmadewa. Hal ini dibuktikan dengan pengartian dari seuah prasasti yang ada disana.

Arsitektur Bangunan 3 Kelompok Candi

Disini pengelompokan candi terbagi menjadi 3 bagian, yaitu candi Lima atau gugusan candi berjumlah 5 buah yang terpahat di tebing sebelah timur dan menghadap kea rah barat. Tafsiran candi Lima ini menjelaskan sebagai bentuk dedikasi keapada raja Udayana dan Anak Wungsu beserta keluarganya. 

Selanjutnya ada candi Empat, yang terleta di bagian barat gunung Kawi. Candi ini didedikasikan kepada selir dari anak wungsu. Dan yang terakhir berada di sebelah barat terdapak sebuah candi yang dikenal dengan candi kesepuluh. Candi ini mendedikasikan perdana Menteri menteri yang menjabad pada pemeritahan Anak Wungsu.

Selain hutan monyet Ubud, wisata pura Gunung Kawi ini tentu dapat menjadi destinasi wisata tujuan saat kalian berada di Ubud Bali. Untuk informasi lain seputar destinasi wisata Candi Gunung Kawi atau yang oleh masyarakat sekitar juga disebut dengan Pura Gunung Kawi, berikut juga penulis sampaikan informasi mengenai lokasi dan tarif harga untuk berwisata kemari.

Alamat Lokasi

Terletak di Jl. Pejeng, Tampak Siring Ubud Bali, lokasi ini terletak lebih kurang 50 km dari Bandara Internasional Ngurah Raih dan setidaknya dari bandar udara tersebut kalian memerlukan waktu 1-2 jam. Untuk detail lokasi dan rutenya kalian dapat klik “Lokasi Candi Gunung Kawi”.

Tarif Tiket Wisata dan Jam Buka

Meskipun memiliki pemandangan alam yang sangat mempesona, tarif tiket yang dikenakan kepada wisatawan untuk datang mengunjunginya juga relative sebanding atau bahkan sangat murah dibandingkan denga apa yang akan disaksikan.

Untuk memasuki area cagar alam ini kalian akan dikenakan biaya masuk sebesar, Rp 30.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 50.000 untuk wisatawan asing (luar negeri). Selain sebagai biaya masuk, nantinya kalian juga akan mendapat selendang dan kain sarong yang harus kalian gunakan untuk memasuki area candi yang suci.

Aturan tata cara pakaian memang telah diterapkan di setiap pura umat Hindu di Bali, begitupun disini dimana wisatawan yang datang diwajibkan mengenakan kain sarung dan selendang yang dililitkan di pinggang. Ini adalah salah satu bentuk toleransi dan kerendahan hati serta kesopanan akan norma yang berlaku disekitar, pastikan juga saat kalian berkunjung diwisata manapun untuk menjaga kesopanan baik tata bicara dan kelakuan.

Jam buka wisata ini adalah mulai pukul 08.00-18.00 WITA, untuk jam kunjungan terbaik adalah saat pagi hari karena pengunjung belum terlalu ramai dan sore hari dimana udara dan suasana sore akan menambah kesan tersendiri saat berkunjung kemari.

Menjadi sebuah monument kuno tertua dan terbesar di Bali yang menjadikannya sebagai bentuk cagar budaya. Kuil lokasinya berada didasar lembah sungai yang dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan. Lokasinya yang berada di lembah ini jadi membuat akses masuknya juga memiliki tantangan tersendiri dimana terdapat 272 anak tangga dari lokasi tiket masuk yang harus dilalui para wisatawan. Tenang saja dan jangan berpikiran perjalanan kalian disini akan melelahkan, bersihnya udara dengan pemandangan alam yang indah akan memanjakan mata pikiran kalian sehingga rasa lelah tidak akan terasa saat kalian menuruni anak tangga ini. 

0 Response to "Pura Gunung Kawi Bali, Berwisata di Cagar Budaya yang Mempesona"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed