-->

Tokoh Bisnis Warren Edward Buffett, Strategi Bisnis dan Investasi

 

(Sumber gambar)

Tokoh Bisnis Warren Edward Buffett, Strategi Bisnis dan Investasi - Siapa yang tidak mengenal Warren Buffett, seorang investor yang lahir pada tahun 1930 di Omaha, Nebraska yang kini menjadi investor sukses yang banyak menginspirasi para investor milenial dengan pengetahuannya yang begitu luas khususnya dalam bidang investasi.  Warren Buffett muda sudah merniliki minat dengan matematika dan investasi semenjak keluarganya pindah ke Washington D.C karena ayahnya terpilih menjadi U.S Congressman.

Di umur yang ke-1 3, Warren Buffet sudah mulai bekerja sekaligus membangun bisnisnya sendiri. Sangat jenius ketika kita membaca riwayat bisnis nya sejak muda. Mulai dari bekerja menjadi paperman dengan modal sepeda, menaruh dagangan pinball, sampai membantu memberikan alat kepada petani hingga keuntungan yang ditabung di usia muda sebelum beliau kuliah mencapai US$ 90.000.

Dalam investasi, Warren Buffett juga memiliki nilai kesuksesannya sendiri. Puncaknya pada tahun 1962, Warren Buffett mendapat Billionaire pertamanya. 

Sangat menarik dan bermanfaat apabila mengenal beliau dengan menyimak beberapa strategi bisnis dan investasi yang beliau implementasikan, diharapkan kita mampu untuk mencapai target finansial di masa yang akan datang.


Apa bentuk bisnis yang ditempuh oleh Warren Buffet? 


Sebuah pembelajaran yang berharga apabila kita berbicara atau membaca tentang cara hidup seorang investor sukses seperti Warren Buffett ini salah satunya. 

Warren Buffet sudah memulai bisnisnya di usia yang sangat muda yaitu sekitar 13 atau 14 tahun. Salah satu bisnis yang populer adalah bisnis pinball. Bisnis pinballyang Buffett implementasikan disini merupakan suatu inovasi bisnis yang jenius. Dengan memanfaatkan baberapa bisnis barbershop, Buffett muda meletakkan pinballnya tersebut untuk dimainkan oleh para pengunjung barbershop yang sedang menunggu. Keuntungan yang dihasilkan bisnis tersebut adalah komisi berupa uang beberapa dollar dari orang yang membayar dari permainan pinball tersebut.

Tidak hanya bisnis pinballnya saja, Buffett muda juga memulai bisnis untuk membantu petani dengan menjual beberapa peralatan pertanian yang modalnya datang dari bisnis pinball dan pekerjaannya sebagai paperman.

Lalu, apa pelajaran yang bisa kita petik dari bisnis Warren Buffett ini?

Tentunya dengan belajar mencari dan menelaah peluang, kita dapat meraih keuntungan dari peluang tersebut yang tentunya dengan rencana dan implementasi yang kuat. Sehingga, memperbesar peluang kita mendapatkan keuntungan marginnya.


Bagaimana Warren Buffett Menginvestasikan Uangnya Untuk Masa Depan?


Perlu kita ketahui bersama, saya selaku penulis hanya memasukan sedikit dari banyak tips yang Warren Buffet kemukakan. Karena menurut perspektif saya sebagai penulis, tips yang akan saya ambilini termasuk yang paling pokok dan fundamental dalan berinvestasi.

Pertama, Warren Buffett menginvestasikan untuk jangka panjang. Buffett memiliki perspektif bahwa beliau tidak melihat flu ktuasi jangka pendek, teta pi melihat juga progresifnya kedepan.

Kedua, WarrEn Buffett hanya meneliti dan menganalisa fundamental perusahaan dengan simpel, tepat, dan tidak memeriksa lingkup makroskopis dari suatu keadaan perekonomian. Karena, dengan memeriksa seluruh keadaan makroskopis ekonomi, tidak akan membawa kemana-mana dan hanya kerancuan atau ambiguitas yang datang. Dalam perspektif Buffett, yang terpenting dan perlu kita perhatikan adalah nilai Return of Equity atau ROE dan bukan kepada Earning Per Share atau EPS dalam perusahaan yang kita akan investasikan secara jangka panjang.

Ketiga, Warren Buffet sangat mengidolakan seorang tokoh investor yang bernama Benjamin Graham. Karena ilmu investasi yang diimplementasikan sangat komplatibel bagi Buffett. Karena Benjamin Graman memiliki prospektif investasi bukan berdasar pada daily basis.


Apa kesimpulan dan manfaat yang dapat kita ambil?


Pertama, apabila kita berbisnis, maka kita harus bisa menjadi orang yang peka terhadap peluang. 

Kedua, ketika menjadi investor, berpikirlah jangka panjang. Usahakan berpikir hingga 20 tahun kedepan dan tanyakan, apa value yang bisa kita akomodasikan kedepannya.



0 Response to "Tokoh Bisnis Warren Edward Buffett, Strategi Bisnis dan Investasi"

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed