-->

Pura Luhur Uluwatu, Destinasi Menyaksikan Kesenian Tari Kecak Bali

Pura Luhur Uluwatu, Destinasi Menyaksikan Kesenian Tari Kecak Bali - Pura Uluwatu di Bali menjadi salah satu objek wisata berbasis pura atau rumah ibadah umat Hindu yang dapat kalian kunjungi. Dalam kacamat pariwisata Bali memang tidak hanya dikenal karena wisata alamnya yang indah terutama pantainya yang memanjakan wisatawan. Selain watersport dan destinasi berbau wisata alam lain, Bali juga dikenal karena menawarkan wisata budaya yang masih sangat kental. Jika sobat gemar berkunjung ke destinasi wisata bertema budaya, pura Uluwatu ini menjadi salah satu opsi yang harus masuk dalam wishlist kalian saat berkunjung ke Bali.

Pura Luhur Uluwatu Bali
source: instagram @balimagzcom

Lokasi pura Uluwatu ini satu Kawasan dengan Pantai Dreamland yaitu di Pecatu, Kec. Kuta Selatan, kab. Badung. Untuk dapat memasuki objek pura Uluwatu ini wisatawan dikenakan tarif sesuai dengan rentan umur masing-masing, untuk orang dewasa akan dikenakan tarif sebesar Rp 20.000 sedangkan untuk anak-anak dikenakan biaya masuk sebesar Rp 10.000. Bukan haya objek wisata pura yang menjadi tujuan wisatawan kemari, Pura Uluwatu ini menjadi salah satu objek wisata dimana wisatawan dapat menyaksikan kesenian adat tari kecak. Untuk dapat menyaksikan kesenian tari adat kecak ini wisatawan harus mengeluarkan lebih besar, yaitu sebesar Rp 100.000 tapi pastinya harga itu sesuai dengan pertunjukan yang akan sobat nikmati.

 

Tempat Dimana Kalian Bisa Menonton Tari Kecak Bali yang Fenomal

Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu tempat di Bali yang menawarkan kepada wisatawan pertunjukan tradisional dari adat masyarakat Dewata. Sangat sayang jika kalian berkunjung kemari lalu melewatkan pertunjukan kesenian tradisionalyang melegenda. Disamping pemandangan pura yang berada di tebing diatas lautan, pertunjukan Tari Kecak menjadi salah satu tujuan wisatawan baik dala ataupun luar negeri datang kemari.

Tarian yang sangat indah dan penuh dengan daya magis disetiap gerakannya ini berhasil memikat wisatawan untuk menyaksikan pertunjukannya. Tari ini mengisahkan tentang manusia kera Hanoman yang berusahan menyelematkan Sinta dari Rahwana. Selain kisah dan gerakannya yang sangat sangat eksotis, pertunjukan tari kecak ini ditampilkan dengan penuh keseriusan dan totalitas oleh para pemainnya, tak heran jika wisatawan pasti akan terpukau saat menontonnya, contohnya saja pengunaan properti api dalam pertunjukannya dan seakan para pemainnya terbawa pada jalannya cerita dan tidak merasakan panas.

 Tidak hanya duduk dan menonton, tak jarang pula penari tari Kecak ini akan mengajak penonton untuk berinteraksi saat pertunjukan berlangsung. Tokoh Honoman yang menjadi perwujudan manusia kera juga turut memeriahkan pertunjukan dengan melompat-lompat diantara penonton. Desain area pertunjukan tradisional di pura Luhur Uluwatu ini mirip dengan auditorium terbuka dan menghadap kearah barat. Seperti arahnya yang tepat menunjuk sunset, pertunjukan kesenian ini juga dimulai pada saat matahari mulai terbenam. Selain menambah suasana magis, pemandangan sinar matahari yang indah turut tampil ditengah pertunjukan ini.

Sebagai informasi tambahan, Pura Luhur Uluwatu ini menjadi bagian dari enam utama yang ada di Bali. Enam pura ini dikenal dengan Sad Kahyangan Jagad. Pura yang memiliki desain bangunan yang berbeda yaitu arah tempat pemujaannya yang mengarah ke barat daya, arah ini berbeda dengan Sebagian besar pura yang ada di Bali yang mana arah tempat pemujaannya menghadapke utara dan timur. Pura inipun menyandang gelar sebagai pilar Bali yang menopang kesembilan arah mata angin.

 

source: instagram @matahari_indahtourtravel

Arsitektur Pura Ditepi Tebing dan Menawarkan Pemandangan Matahari tenggelam

Jika sobat sudah tau Tanah Lot, pura ini juga memiliki kemiripan dari segi bentuk arsitekturnya yang menorok ke laut. Lebih eksotiknya, Pura Luhur Uluwatu ini berdiri kokoh diatas batu karang raksasa yang tepat berada diatas laut terbuka, bahkan tinggi dari permukaan laut sampai pura ini sampai 97 meter. Pepohonan disekitar yang sangat asri memberikan udara seuk, ditambah dengan menyaksikannya lautan biru terbuka dari pura in pastinya wisataan pasti akan betah berlama-lama disini.

Selain lokasinya yang memikat wisatawan, bentuk pura ini juga memiliki desain bangunan sangat menarik. Disetiap bagian dan sudutnya memberikan nuansa kebudayaan yang masih sangat kental sehingga para wisatawan yang melihatnya pasti akan terkagum. Saat awal masuk ke kawasan pura ini pengunjung akan dapat menemui peninggalan sejarah yang sangat berharga disana.

Pada awal masuk gerbang utama pengunjung akan disambut dengan gapura yang terbuat dari bau alam yang sangat indah. Tidak hanya gapura yang berdiri seperti pada umumnya, gapura ini memiliki relief daun dan bunga yang terukir rapi dan terlihat sangat mempesona. Tidak hanya gapura, kalian juga akan dapat menemui arca dengan bentuk kepala gajah di pura Luhur Uluwatu ini.

Berada di tepi garis perairan lautan, pura ini menyajikan pemandangan latar Samudra Hindia yang terlihat indah dengan luas dan birunya air dilautan terbuka. Menghadap tepat kearah barat daya, tak heran jika para wisatawan sering kali berdatangan pada sore hari untuk menyaksikan pemandangan matahari tenggelam dari pura ini serta tak lupa pertunjukan kesenian tradisional tari kecak. Menyaksikan senja atau matahari tenggelam dari sini adalah tempat yang sangat sempurna, pemandangan lautan terbuka tanpa halangan menjadikan lokasi ini kerap kali diklaim sebagai salah satu spot sunset terbaik di Bali.

 

mathari tenggelam dan tari ecak di pura luhur uluwatu
source: instagram @balitravelfolder

Aturan Dress Code Saat Berkunjung Kemari

Sepertitempat ibadah pada umumnya, pastinya untuk memasuki areanya telah tersedia aturan dan tata kesopanannya. Begitu juga dengan Pura Luhur Uluwatu, untuk memasukinya wisatawan harus berpakaian sopan pastikan kaki dan dada dalam keadaan tertutup. Jangan khawatir jika kalian tidak membawa pakaian yang telah diteteapkan, pihak pengelola pura juga telah mempersiapkan peminjaman kain yang dapat dikenakan pengunjung agar sesuai dengan tata aturan disini.

Dress code khususnya adalah sebuah selendang yang diberikan kepada wisatawan setelah membayar tiket masuk. Selendang ini dikenal dengan nama “Selempot”, selendang ini merupakan wuud simbolis dari kesucian pura dan pengikat niat buruk wisatawan yang berkunung kemari. Memang tidak semua warna selendangnya sama, untuk pengunaanya sendiri sama seperti penggunaan selendang pada umumnya di pulau Bali yaitu dengan mengikatkannya pada are pinggang.

Tidak hanya tata cara berpakaian, saat berkunjung kemari juga diharapkan untuk para pengunung agar dapar menjaga kesopanan bahkan tata bicara sekalipun. Aturan lainnya adalah larangan memasuki area pura bagi perempuan yang sedang haid atau datang bulan, karena dalam kepercayaanya diyakini hal itu dapat menodai kesucian pura. Sebagai bangunan ibadah umat Hindu Bali, pastikan kalian mematuhi peraturan dan menjaga kesopanan saat berwisata ke Pura Luhur Uluwatu.

 

0 Response to "Pura Luhur Uluwatu, Destinasi Menyaksikan Kesenian Tari Kecak Bali "

Post a Comment

jangan diisi

iklan dalam artikel

iklan display

Iklan dalam feed